Program Studi Teknologi Pangan Targetkan TOEFL 500 untuk Mahasiswa

Semarang, 18 Agustus 2024 – Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (UNDIP) terus berkomitmen meningkatkan kualitas lulusannya di tingkat global. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menargetkan skor TOEFL 500 bagi seluruh mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan.

Untuk mencapai target tersebut, Program Studi Teknologi Pangan FPP UNDIP telah menjalin kerja sama dengan Edufirst, sebuah lembaga bimbingan bahasa Inggris terkemuka. Melalui bimbingan intensif dari Edufirst, diharapkan mahasiswa mampu mencapai skor TOEFL yang ditetapkan.

Mulai dari angkatan 2024, seluruh mahasiswa baru akan mendapatkan matakuliah Bahasa Inggris sejak semester 1 hingga semester 3. Matakuliah ini dirancang secara khusus untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tes TOEFL, sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka secara keseluruhan, baik dalam aspek membaca, menulis, berbicara, maupun mendengarkan.

Ketua Program Studi Teknologi Pangan FPP UNDIP, Dr. Al-Baarri, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Lebih lanjut dijelaskan oleh Prof. Siswo selaku Direktur Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Undip, kemampuan berbahasa Inggris yang baik menjadi salah satu kunci kesuksesan di era globalisasi ini. Dengan adanya bimbingan dari Edufirst dan program Bahasa Inggris yang terstruktur, kami optimis mahasiswa akan mampu mencapai skor TOEFL 500 dan siap bersaing di pasar global.

Langkah ini juga sejalan dengan visi UNDIP untuk menjadi universitas riset yang unggul dan berkelas dunia, dimana kemampuan berbahasa Inggris yang baik menjadi salah satu pilar penting dalam mencapai visi tersebut, demikian diungkapkan oleh Direktur pada kesempatan rapat bersama 177 kaprodi seluruh Undip di Gedung Prof Soedarto (15/8).

Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan Program Studi Teknologi Pangan FPP UNDIP tidak hanya memiliki keahlian di bidang teknologi pangan, tetapi juga mampu berkomunikasi dan bekerja di lingkungan internasional dengan percaya diri.

WhatsApp
X
Facebook