Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Universitas Diponegoro kembali menambah jajaran akademisi bergelar guru besar dalam acara Pengukuhan Guru Besar yang digelar pada Kamis, 20 Februari 2025 di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Semarang. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Undip beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas.
Dalam kesempatan tersebut, lima akademisi dari berbagai bidang ilmu resmi dikukuhkan sebagai guru besar, yaitu:
1. Prof. Sutaryo, S.Pt., M.P., Ph.D.
2. Prof. Dr. Yoyok Budi Pramono, S.Pt., M.P. (dari Program Studi Teknologi Pangan)
3. Prof. Dr. Ing. Novie Susanto, S.T., M.Eng.
4. Prof. Dr. Ir. Ratna Purwaningsih, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.
5. Prof. Dr. Parlindungan Manik, S.T., M.T.
Acara berlangsung khidmat dengan prosesi akademik yang diikuti oleh para guru besar, dosen, serta tamu undangan. Dalam sambutannya, Rektor Undip menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru besar yang telah berkontribusi dalam bidang penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bukti komitmen Undip dalam menghasilkan inovasi dan kontribusi akademik yang lebih luas untuk masyarakat,” ujar Rektor dalam pidatonya.
Secara khusus, Prof. Dr. Yoyok Budi Pramono dari Program Studi Teknologi Pangan mendapat perhatian atas kontribusinya dalam penelitian di bidang pangan dan ketahanan pangan. Dengan dikukuhkannya beliau sebagai guru besar, diharapkan semakin banyak inovasi yang dihasilkan dalam pengembangan teknologi pangan yang berkelanjutan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat dari kolega dan mahasiswa yang turut hadir dalam momen bersejarah tersebut. Dengan bertambahnya lima guru besar ini, Undip semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu universitas unggulan di Indonesia yang terus berkembang dalam bidang akademik dan riset.