Gent, tp.fpp.undip.ac.id – Sesi kedua dari rangkaian workshop FIND4S yang digelar di Gent, Belgia, menghadirkan Hannelore Guerrand dari EIGSI Engineering School La Rochelle – Casablanca. Dalam paparannya yang bertajuk “International Mobility and the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs)”, ia menekankan pentingnya merancang mobilitas mahasiswa yang lebih bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Guerrand membuka sesi dengan memaparkan data dari UNESCO yang menunjukkan bahwa hampir 3 juta mahasiswa internasional mendaftar di perguruan tinggi Eropa pada tahun 2021—meningkat 36% dalam lima tahun. Eropa menjadi kawasan utama tujuan studi dengan 90% mahasiswa internasional memilih untuk tetap tinggal di kawasan tersebut.
Namun, mobilitas ini tidak lepas dari dampak lingkungan. Guerrand menyoroti bahwa program Erasmus antara 2014 hingga 2021 mencatat sekitar 18 juta mobilitas yang menghasilkan 1,5 juta ton emisi CO₂. Fakta ini menjadi perhatian utama dalam diskusi terkait jejak karbon dan keberlanjutan mobilitas akademik.
Sebagai solusi, ia memaparkan inisiatif European Green Deal yang menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 55% pada 2030 dan mencapai zero karbon pada 2050. Kebijakan ini juga mendorong mobilitas hijau, inovasi riset, ekonomi sirkular, hingga sistem pangan berkelanjutan.
EIGSI mengembangkan langkah integratif seperti penggabungan SDGs dalam program pertukaran, pelaporan lintas budaya, analisis data dampak sosial, hingga penyusunan rekomendasi perbaikan internal. Guerrand juga menyampaikan bahwa mobilitas internasional memiliki dampak positif seperti keterlibatan masyarakat, peningkatan kesadaran terhadap kesetaraan, dan transfer ilmu pengetahuan. Di sisi lain, terdapat tantangan seperti pengaruh diskriminasi, tekanan psikologis, dan ketimpangan akses pendidikan.
Beliau juga memaparkan hasil riset yang menunjukkan hubungan antara durasi mobilitas dengan emisi karbon di berbagai kawasan dunia, sebagai bahan refleksi dalam merancang kebijakan mobilitas akademik yang lebih ramah lingkungan.