Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro menggelar kuliah umum bertajuk “Sinergi Badan Usaha untuk Ketahanan Pangan, Energi, dan Air”, dengan menghadirkan Dr. Irwanda Wisnu Wardhana, Kepala Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber utama.
Acara ini dihadiri oleh Dekan FPP UNDIP, Sugiharto, beserta Wakil Dekan, serta diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa yang antusias menyimak materi yang disampaikan. Kuliah umum ini dipandu oleh moderator Muthia, seorang dosen muda di lingkungan FPP UNDIP dan prodi Agribisnis yang menjadi host nya.
Dalam pemaparannya, Irwanda menjelaskan pentingnya kolaborasi antara badan usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, energi, dan air. Ia menyoroti tantangan global seperti meningkatnya populasi dunia, perubahan iklim, serta kelangkaan sumber daya, yang menuntut pendekatan berbasis inovasi dan sinergi antar pemangku kepentingan.
“Kunci utama untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan, energi, dan air adalah dengan membangun sinergi yang kuat antara sektor usaha dan institusi akademik, didukung oleh riset dan kebijakan yang berkelanjutan,” ujar Irwanda.
Dekan FPP UNDIP, Sugiharto, dalam sambutannya mengapresiasi kuliah umum ini sebagai ajang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri dan tantangan ketahanan pangan di masa depan. “Mahasiswa harus aktif mengikuti diskusi seperti ini agar lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja,” katanya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar kebijakan ekonomi dan strategi bisnis dalam sektor pangan dan energi. Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan cendera mata dari FPP UNDIP kepada narasumber.
Kuliah umum ini menjadi salah satu bentuk komitmen FPP UNDIP dalam memperkuat wawasan mahasiswa tentang tantangan global serta membangun jejaring akademik dengan institusi riset dan industri.