Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro hari ini ikut serta dalam sesi sharing pengetahuan yang berfokus pada peran serta bidang peternakan dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal tahun 2026 yang diselenggarakan oleh S-2 Peternakan Undip. Acara ini diisi oleh Dr. Malikhatul Hidayah dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, yang juga merupakan anggota Komite Fatwa Kementerian Agama Republik Indonesia dan Direktur Halal Center Walisongo.
Dalam sesi ini, Dr. Malikhatul Hidayah menyampaikan berbagai materi penting terkait persiapan sertifikasi halal, termasuk standar dan prosedur yang harus dipenuhi oleh industri peternakan. Beliau menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam tentang aspek halal, baik dari sisi hukum maupun praktik di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 mahasiswa yang memiliki minat besar pada bidang halal. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti sesi ini, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat dan industri akan produk halal yang terpercaya. Mahasiswa berkesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada Dr. Malikhatul Hidayah mengenai berbagai isu dan tantangan dalam implementasi sertifikasi halal.
Menurut Dr. Al-Baarri, Kepala Program Studi Teknologi Pangan FPP UNDIP, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan industri yang semakin tinggi terhadap produk halal. “Kami berharap mahasiswa teknologi pangan dapat memperoleh wawasan yang luas dan mendalam, sehingga mereka siap berkontribusi dalam industri halal di masa depan,” ujar Dr. Al-Baarri.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa Teknologi Pangan FPP UNDIP dapat lebih siap dan kompeten dalam menghadapi era sertifikasi halal yang akan datang, serta dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri.