Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung internasionalisasi mahasiswa dengan mendanai 26 mahasiswa untuk mengikuti program ke luar negeri pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas lulusan serta daya saing global mahasiswa.
Dukungan pendanaan tersebut mencakup berbagai skema kegiatan internasional, antara lain student exchange, short course, summer program, kegiatan riset, hingga program kolaboratif dengan mitra perguruan tinggi luar negeri. Langkah ini sekaligus menegaskan keseriusan FPP dalam memberikan akses pengalaman akademik internasional yang merata bagi mahasiswa.
Dalam program ini, Program Studi Teknologi Pangan (Tekpang) mengambil peran yang sangat signifikan. Tekpang menjadi salah satu kontributor utama dengan jumlah kerja sama internasional yang aktif dan berkelanjutan, sehingga membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan outbound ke berbagai negara mitra.
Kerja sama internasional Tekpang melibatkan perguruan tinggi dan institusi di sejumlah negara, antara lain Malaysia, Taiwan, Thailand, China, Jepang, Belgia, Polandia, Portugal, Selandia Baru, serta negara lainnya. Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup mobilitas mahasiswa, tetapi juga terintegrasi dengan kegiatan akademik, riset bersama, dan penguatan jejaring industri pangan global.
Peran aktif Tekpang dalam mendorong partisipasi mahasiswa pada program internasional sejalan dengan kebijakan fakultas yang menempatkan internasionalisasi sebagai salah satu target luaran strategis. Melalui dukungan dosen, mitra luar negeri, serta sistem pendampingan yang berkelanjutan, mahasiswa Tekpang didorong untuk berani mengambil kesempatan belajar dan berkontribusi di tingkat global.
Kebijakan pendanaan 26 mahasiswa ke luar negeri ini diharapkan dapat menjadi katalis dalam menciptakan lulusan FPP Undip yang adaptif, berwawasan internasional, dan siap bersaing di dunia kerja maupun akademik global. Program Studi Teknologi Pangan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama dan memaksimalkan peluang internasional bagi mahasiswa di masa mendatang.
