Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan program studi Teknologi Pangan, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) tengah mempersiapkan program sertifikasi untuk mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Prof. Giyatmi, Ketua PATPI, yang menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. Hal ini diungkapkan pada rapat pimpinan PATPI (30/08).
Sertifikasi dapat diselenggarakan oleh lembaga pendidikan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1, yang memungkinkan lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan sertifikasi secara mandiri. “Program sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan Teknologi Pangan guna memenuhi tuntutan industri yang semakin ketat,” ujar Ketua PATPI.
Meski demikian, tidak semua industri ternyata mengharuskan adanya sertifikat kompetensi. Namun, dengan adanya sertifikat ini, mahasiswa akan memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan peluang mereka dalam dunia kerja.
Pada kesempatan yang sama, Universitas Diponegoro (Undip) menyatakan dukungannya terhadap inisiatif PATPI ini. Kaprodi Teknologi Pangan FPP Undip, Dr. Al-Baarri, menyampaikan komitmennya untuk memajukan daya saing mahasiswa melalui pelatihan bersertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program ini direncanakan menjadi salah satu program unggulan di Program Studi Teknologi Pangan pada tahun depan.
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lulusan Teknologi Pangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan industri yang semakin menuntut kompetensi yang terstandarisasi.